Dalam industri FMCG, eye level placement berperan penting dalam memengaruhi keputusan pembelian pelanggan. Dengan banyaknya produk yang bersaing di rak toko, brand perlu memastikan produknya mudah terlihat dan ditemukan oleh konsumen.
Karena itulah eye level placement menjadi salah satu strategi merchandising yang banyak diterapkan di industri ritel modern. Menempatkan produk sejajar dengan pandangan mata pelanggan dapat membantu meningkatkan visibilitas produk, memperkuat awareness merek, serta mendorong pelanggan untuk mempertimbangkan produk tersebut saat berbelanja.
Apa Itu Eye Level Placement?
Eye level placement adalah strategi merchandising yang menempatkan produk sejajar dengan pandangan mata pelanggan untuk meningkatkan visibilitas produk di dalam toko. Produk yang berada pada posisi ini cenderung lebih mudah terlihat ketika pelanggan berjalan di lorong toko atau melihat rak produk.
Untuk pelanggan dewasa, posisi eye level umumnya berada pada ketinggian sekitar 122 hingga 152 sentimeter dari lantai. Produk yang ditempatkan pada area tersebut biasanya lebih cepat menarik perhatian dibandingkan produk yang berada di rak yang lebih tinggi atau lebih rendah.
Pelanggan juga cenderung lebih memperhatikan produk yang mudah dilihat dan dijangkau saat berbelanja. Karena itu, posisi produk di rak menjadi salah satu faktor yang dapat memengaruhi proses pengenalan produk dan keputusan pembelian.
Memahami bagaimana pelanggan bergerak di dalam toko dan berinteraksi dengan rak produk menjadi hal yang penting bagi pelaku ritel dan perusahaan FMCG. Eye level placement merupakan salah satu teknik merchandising yang digunakan untuk meningkatkan eksposur produk dan visibilitas di area penjualan.
Manfaat Eye Level Placement untuk FMCG
Eye level placement memberikan berbagai manfaat bagi perusahaan FMCG. Karena pelanggan cenderung memperhatikan produk yang mudah terlihat, penempatan produk sejajar dengan pandangan mata dapat membantu meningkatkan perhatian pelanggan terhadap produk di dalam toko.
- Mempermudah Proses Pengambilan Keputusan
Pelanggan umumnya lebih fokus pada produk yang mudah dilihat dan dijangkau. Ketika produk ditempatkan pada posisi eye level, pelanggan dapat menemukan dan membandingkan pilihan produk dengan lebih cepat tanpa harus mencari ke rak yang terlalu tinggi atau terlalu rendah.
Hal inilah yang melahirkan istilah populer di industri ritel, yaitu "eye level is buy level". Produk yang berada tepat di depan pandangan pelanggan cenderung lebih mudah diperhatikan dan dipertimbangkan saat berbelanja. - Mendorong Keputusan Pembelian
Produk yang berada dalam garis pandang pelanggan memiliki peluang lebih besar untuk menarik perhatian sejak awal. Semakin cepat sebuah produk terlihat, semakin besar pula peluang pelanggan untuk mempertimbangkan dan memilih produk tersebut dibandingkan alternatif lain yang kurang terlihat.
Karena itu, banyak brand menempatkan produk unggulan atau produk baru pada area eye level untuk meningkatkan peluang terjadinya pembelian. - Meningkatkan Visibilitas Produk
Eye level placement membantu produk tampil lebih menonjol di antara berbagai merek lain dalam kategori yang sama. Posisi yang sejajar dengan pandangan mata membuat produk lebih mudah ditemukan saat pelanggan melihat rak toko.
Peningkatan visibilitas ini tidak hanya membantu menarik perhatian pelanggan, tetapi juga dapat meningkatkan awareness terhadap produk dan merek di titik penjualan.
Strategi Menerapkan Eye Level Placement
Menerapkan eye level placement tidak hanya sekadar menempatkan produk sejajar dengan pandangan mata pelanggan. Perusahaan FMCG dan pelaku ritel juga perlu mengatur tata letak rak secara tepat agar produk lebih mudah ditemukan dan menarik perhatian pelanggan.
- Tempatkan Produk Prioritas pada Area Eye Level
Area eye level umumnya berada pada ketinggian sekitar 120 hingga 160 sentimeter dari lantai dan merupakan salah satu posisi yang paling mudah terlihat oleh pelanggan.
Posisi ini biasanya digunakan untuk produk yang ingin ditonjolkan, seperti produk baru, produk dengan penjualan tinggi, produk promosi, maupun produk yang menjadi fokus kampanye pemasaran. - Buat Planogram
Planogram adalah panduan visual yang digunakan untuk menentukan posisi produk pada rak, gondola, maupun area display.
Planogram berfungsi sebagai acuan penataan produk agar tampilan rak tetap konsisten di setiap toko. Selain membantu mengatur posisi produk, planogram juga dapat membantu memaksimalkan pemanfaatan ruang rak dan meningkatkan visibilitas produk. - Kelompokkan Produk dalam Kategori yang Sama
Produk yang berada dalam kategori yang sama sebaiknya ditempatkan berdekatan agar pelanggan lebih mudah membandingkan pilihan yang tersedia.
Penataan kategori yang rapi juga membantu pelanggan menemukan produk yang mereka cari dengan lebih cepat sekaligus meningkatkan kenyamanan saat berbelanja. - Pantau Eksekusi di Rak Secara Berkala
Penempatan produk di rak dapat berubah akibat aktivitas pelanggan, proses pengisian ulang stok, atau aktivitas operasional toko.
Karena itu, perusahaan perlu melakukan pemeriksaan secara berkala untuk memastikan produk tetap berada pada posisi yang telah ditentukan dan mendapatkan visibilitas sesuai rencana merchandising. - Tempatkan Produk Value Pack di Bawah Eye Level
Area di bawah eye level, biasanya berada pada ketinggian sekitar 90 hingga 119 sentimeter dari lantai, cocok digunakan untuk produk dengan harga yang kompetitif, kemasan ekonomis, atau produk value pack.
Posisi ini masih mudah dijangkau pelanggan dan tetap memiliki tingkat visibilitas yang baik saat mereka melihat rak produk. - Manfaatkan Area di Atas Eye Level
Area di atas eye level, sekitar 161 hingga 183 sentimeter dari lantai, dapat digunakan untuk menempatkan materi promosi, informasi diskon, maupun produk dengan ukuran ringan.
Posisi ini juga sering dimanfaatkan untuk meningkatkan awareness terhadap produk atau kampanye tertentu yang ingin ditonjolkan kepada pelanggan. - Letakkan Produk Berat pada Rak Bagian Bawah
Bagian bawah rak, yang berada pada ketinggian sekitar 30 hingga 89 sentimeter dari lantai, umumnya digunakan untuk produk berukuran besar dan berat, seperti air minum kemasan dan kaleng berukuran besar.
Selain itu, produk yang menyasar anak-anak seperti snack, sereal, cokelat, permen, dan susu juga sering ditempatkan pada area yang lebih rendah agar lebih mudah terlihat oleh target konsumennya.
Kelola Eye Level Placement dengan BOSNET Vision
Menjaga konsistensi eye level placement di banyak toko bukanlah hal yang mudah. Posisi produk dapat berubah akibat aktivitas pengisian ulang stok, perpindahan produk, maupun pelaksanaan program promosi di toko.
BOSNET Vision membantu perusahaan memantau penempatan produk dan eksekusi display menggunakan teknologi pengenalan gambar berbasis AI. Melalui analisis foto rak, sistem dapat memverifikasi apakah produk sudah ditempatkan pada posisi yang ditentukan serta mengidentifikasi perbedaan antara rencana merchandising dan kondisi aktual di lapangan.
Dengan visibilitas yang lebih baik terhadap kondisi rak, perusahaan dapat memastikan produk mendapatkan eksposur yang optimal, meningkatkan kepatuhan terhadap planogram, serta memantau pelaksanaan program merchandising di setiap toko.
Hubungi kami untuk mengetahui bagaimana BOSNET Vision dapat membantu memantau eye level placement dan meningkatkan kualitas eksekusi ritel.

