Setiap hari, perusahaan menghasilkan data dari berbagai aktivitas, seperti penjualan, keuangan, dan operasional. Namun, data tersebut sering tersimpan di sistem yang berbeda-beda. Akibatnya, perusahaan kesulitan melihat keterkaitan antar data dan memahami kinerja bisnis secara menyeluruh.
Analytics platform membantu perusahaan menggabungkan data dari berbagai sumber agar dapat dianalisis dalam satu tampilan terpadu. Melalui analisis ini, perusahaan dapat mengevaluasi kinerja bisnis, menemukan peluang pertumbuhan, dan memahami faktor yang memengaruhi hasil bisnis.
Pengertian Analytics Platform
Analytics platform adalah sistem yang mengumpulkan dan mengolah data dari berbagai sumber agar perusahaan dapat memahami kinerja bisnis dan mengambil keputusan berdasarkan data.
Data yang terkumpul dapat digunakan untuk melihat tren, membandingkan kinerja antarwilayah atau area bisnis, serta menelusuri faktor yang memengaruhi pendapatan dan biaya operasional. Dengan begitu, perusahaan tidak hanya mengetahui hasil yang dicapai, tetapi juga memahami faktor di balik hasil tersebut.
Beberapa analytics platform juga menyediakan fitur simulasi skenario untuk membantu perusahaan menilai berbagai pilihan sebelum mengambil keputusan. Misalnya, perusahaan dapat membandingkan strategi harga atau rencana distribusi untuk memperkirakan dampaknya terhadap penjualan, pendapatan, dan biaya.
Manfaat Platform Analitik Untuk Bisnis
- Menghasilkan Actionable Insight
Penurunan penjualan atau peningkatan biaya operasional dapat mengindikasikan adanya masalah dalam bisnis. Analytics platform membantu perusahaan mengidentifikasi perubahan tersebut dan menelusuri faktor yang memengaruhinya. Informasi ini membantu perusahaan memahami kondisi bisnis dan menentukan hal-hal yang perlu dievaluasi. - Mendukung Pengambilan Keputusan
Setelah memahami kondisi bisnis, perusahaan perlu menentukan langkah yang paling sesuai. Analytics platform menyediakan informasi dari berbagai aspek bisnis sebagai bahan pertimbangan. Dengan melihat data yang relevan secara bersamaan, perusahaan dapat mengevaluasi pilihan sebelum memutuskan tindakan yang akan diambil. - Memperkirakan Dampak Keputusan Bisnis
Melalui fitur simulasi skenario, analytics platform membantu perusahaan membandingkan berbagai pilihan sebelum menerapkannya. Sebagai contoh, perusahaan dapat memperkirakan bagaimana perubahan harga atau strategi distribusi memengaruhi penjualan, pendapatan, dan biaya. - Memberikan Visibilitas Operasional yang Lebih Luas
Hasil bisnis juga dipengaruhi oleh hubungan antara penjualan, distribusi, persediaan, dan biaya operasional. Karena itu, melihat satu aspek saja belum tentu cukup untuk memahami penyebab suatu perubahan. Analytics platform membantu perusahaan meninjau berbagai aspek tersebut secara bersamaan, sehingga manajemen dapat melihat keterkaitan antar kinerja dan menentukan area yang perlu dievaluasi.
Jenis-Jenis Data Analytics
Data analytics terbagi menjadi empat jenis utama, yaitu descriptive, diagnostic, predictive, dan prescriptive.
- Descriptive Analytics
Descriptive analytics digunakan untuk merangkum data historis dan melihat apa yang telah terjadi dalam bisnis. Hasilnya disajikan melalui grafik, laporan, atau dashboard agar perusahaan dapat meninjau kinerja dan melihat pola yang muncul dari waktu ke waktu.
Sebagai contoh, perusahaan dapat menggunakan descriptive analytics untuk melihat penjualan bulanan, membandingkan hasil penjualan antarwilayah, atau memantau perubahan permintaan pelanggan selama periode tertentu. - Diagnostic Analytics
Setelah mengetahui apa yang terjadi, perusahaan perlu memahami penyebabnya. Diagnostic analytics membantu menelusuri data untuk menemukan pola, hubungan antar data, dan faktor yang memengaruhi suatu hasil.
Misalnya, ketika penjualan di suatu wilayah menurun, perusahaan dapat menganalisis perubahan permintaan pelanggan, jumlah pesanan, dan ketersediaan produk untuk mencari tahu penyebab penurunan tersebut. - Predictive Analytics
Jika descriptive analytics membantu memahami kondisi sebelumnya dan diagnostic analytics menelusuri penyebabnya, predictive analytics berfokus pada apa yang berpotensi terjadi berikutnya. Analisis ini menggunakan data historis, informasi terkini, dan model statistik untuk memperkirakan kondisi di masa mendatang.
Sebagai contoh, perusahaan dapat memperkirakan permintaan produk berdasarkan pola penjualan sebelumnya dan tren musiman. Hasilnya dapat digunakan untuk merencanakan persediaan, mengalokasikan sumber daya, dan menyusun proyeksi penjualan. - Prescriptive Analytics
Setelah memperkirakan apa yang mungkin terjadi, perusahaan perlu menentukan langkah yang sebaiknya diambil. Prescriptive analytics membantu mengevaluasi berbagai pilihan berdasarkan data dan potensi hasilnya, lalu merekomendasikan tindakan yang sesuai dengan tujuan bisnis.
Sebagai contoh, jika permintaan diperkirakan meningkat di beberapa wilayah, perusahaan dapat mengevaluasi berbagai skenario alokasi stok untuk menentukan cara mendistribusikan produk sesuai perkiraan permintaan sekaligus mempertimbangkan biaya yang diperlukan.
Bagaimana Analytics Platform Bekerja?
Analytics platform mengubah data bisnis menjadi informasi yang dapat digunakan untuk memahami kinerja dan menentukan keputusan. Prosesnya terdiri dari empat tahap, mulai dari mengumpulkan data hingga menghasilkan insight.
- Data Collection
Langkah pertama adalah mengumpulkan data dari berbagai aktivitas bisnis. Sumbernya dapat berupa catatan penjualan, laporan keuangan, data persediaan, informasi pelanggan, dan catatan operasional. Setiap sumber memberikan informasi tentang aspek bisnis yang berbeda. - Integrasi dan Konsolidasi Data
Data yang terkumpul kemudian digabungkan ke dalam satu tampilan terpadu. Dengan begitu, perusahaan dapat melihat informasi dari berbagai sumber secara bersamaan tanpa harus membuka dan memeriksa laporan dari setiap sistem secara terpisah. - Analisis Data
Setelah dikonsolidasikan, data dianalisis untuk menemukan tren, pola, dan faktor yang memengaruhi kinerja bisnis. Bergantung pada fitur yang tersedia, analytics platform juga dapat melakukan peramalan dan simulasi skenario untuk memperkirakan dampak dari berbagai keputusan. - Menghasilkan Insight dan Rekomendasi
Hasil analisis disajikan dalam bentuk laporan, visualisasi data, atau rekomendasi yang membantu perusahaan mengevaluasi kondisi bisnis dan menentukan tindakan selanjutnya.
Sebagai contoh, ketika penjualan di suatu wilayah menurun, perusahaan dapat meninjau tren penjualan, ketersediaan produk, dan biaya operasional untuk menelusuri faktor penyebabnya. Informasi tersebut kemudian menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan langkah yang sesuai dengan kondisi bisnis.
BOSNET IQ: Analytics Platform untuk Kebutuhan Bisnis Anda
Setiap bisnis memiliki kebutuhan dan prioritas yang berbeda. BOSNET IQ mengonsolidasikan data dari berbagai sumber, lalu mengolahnya menjadi actionable insights yang relevan dengan kebutuhan bisnis Anda. Insight tersebut membantu perusahaan memahami kinerja bisnis, menemukan peluang pertumbuhan, dan mengetahui area yang perlu mendapat perhatian.
Melalui BOSNET IQ, Anda dapat menganalisis kinerja bisnis, membandingkan berbagai skenario, dan memperkirakan dampak dari keputusan strategis sebelum mengambil tindakan. Hasil analisis ini membantu Anda memahami konsekuensi setiap pilihan serta melihat peluang untuk meningkatkan pendapatan dan mengurangi biaya.
Hubungi kami untuk mengetahui bagaimana BOSNET IQ dapat mengelola data Anda menjadi actionable dan measurable insight.
#BOSNET #BestFMCGRunsBOSNET #Distribution #SupplyChain #IncreaseRevenue #ReduceCost

