Batch Number: Pengertian, Fungsi, dan Regulasi

Published On

10 August 2026

sistem untum manajemen batch number

Operasional gudang membutuhkan data persediaan yang akurat dan informasi produk yang mudah ditelusuri. Ketika produk dari batch yang berbeda disimpan di berbagai lokasi gudang, perusahaan perlu mengetahui dengan jelas jumlah stok, lokasi penyimpanan, serta pergerakan setiap batch.

Batch number membantu perusahaan mengidentifikasi dan melacak produk berdasarkan kelompok produksinya. Pencatatan batch yang akurat memudahkan tim gudang menemukan batch tertentu, memantau pergerakan stok, serta mengambil tindakan ketika terjadi masalah pada produk.

Pengertian Batch Number

Batch merupakan sejumlah produk yang diproduksi dalam satu kali proses produksi dengan proses dan standar produksi yang sama. Produk dalam satu batch umumnya menggunakan bahan baku, peralatan produksi, dan periode produksi yang sama.

Setiap batch memiliki batch number yang unik dan biasanya tercantum pada produk atau kemasannya. Batch number, yang juga dikenal sebagai lot number, digunakan untuk mengidentifikasi produk dan mencatat pergerakannya mulai dari proses penerimaan barang, penyimpanan di gudang, hingga distribusi.

Informasi yang Dapat Diidentifikasi dari Batch Number

Batch number memuat informasi yang membantu perusahaan mengenali dan melacak kelompok produk tertentu. Isi batch number dapat berbeda sesuai sistem yang digunakan perusahaan, tetapi umumnya berkaitan dengan proses produksi, identitas produk, dan pencatatan persediaan.

  1. Tanggal Produksi
    Informasi tanggal produksi membantu perusahaan mengetahui kapan batch tersebut diproduksi. Data ini juga membantu tim gudang memantau usia produk dan menentukan prioritas pengeluaran stok.
  2. Lokasi Produksi
    Batch number dapat menunjukkan pabrik atau fasilitas produksi tempat produk dibuat. Informasi ini membantu perusahaan mengetahui asal produk dan menelusuri sumbernya jika diperlukan.
  3. Informasi Produk
    Nomor batch dapat dikaitkan dengan produk, varian, atau SKU tertentu sehingga perusahaan dapat membedakan satu kelompok produk dari kelompok lainnya.
  4. Tanggal Kedaluwarsa
    Untuk produk yang memiliki masa simpan, informasi batch dapat dikaitkan dengan tanggal kedaluwarsa. Data ini membantu tim gudang menentukan prioritas stok dan menerapkan metode rotasi seperti FIFO atau FEFO.
  5. Data Persediaan
    Ketika batch number dicatat dalam sistem gudang, setiap batch dapat dikaitkan dengan jumlah stok, lokasi penyimpanan, pergerakan barang, serta riwayat transaksi. Informasi tersebut membantu perusahaan mengetahui posisi dan status setiap batch di dalam gudang.

    Batch number juga berperan dalam penelusuran produk ketika terjadi masalah. Tim gudang dapat mengetahui batch yang terdampak, memeriksa lokasi stok yang masih tersedia, serta melihat pergerakan produk dari satu lokasi ke lokasi lainnya.

Batch Number vs Barcode (EAN)

Barcode atau EAN digunakan untuk mengidentifikasi produk berdasarkan jenis, varian, atau kemasannya. Kode ini umum digunakan dalam transaksi penjualan, misalnya saat kasir memindai produk. Produk dengan jenis dan varian yang sama umumnya memiliki barcode yang sama, meskipun diproduksi pada waktu atau lokasi yang berbeda.

Sementara itu, batch number digunakan untuk mengidentifikasi kelompok produk yang berasal dari satu proses produksi tertentu. Produk dengan barcode yang sama dapat memiliki batch number yang berbeda karena diproduksi pada periode, lokasi, atau proses produksi yang berbeda.

Perbedaan utama keduanya adalah:

  • Barcode/EAN: Mengidentifikasi produk dan variannya.
  • Batch Number: Mengidentifikasi kelompok produksi serta memberikan informasi terkait waktu dan lokasi produksi.

Fungsi dan Manfaat Batch Number

Batch number membantu perusahaan mengidentifikasi, melacak, dan mengelola kelompok produk di sepanjang rantai distribusi. Berikut beberapa fungsi dan manfaat batch number:

  1. Traceability
    Batch number membantu tim gudang melacak produk mulai dari proses penerimaan, penyimpanan, picking, hingga pengiriman. Dengan bantuan Warehouse Management System (WMS), proses pencatatan dapat dilakukan secara digital sehingga tim dapat mengetahui lokasi penyimpanan batch tertentu dan jumlah stok yang tersedia.
  2. Recall Produk
    Ketika ditemukan masalah pada suatu produk, batch number membantu perusahaan menemukan produk yang terdampak. Perusahaan dapat melakukan recall pada batch yang bermasalah tanpa harus menarik seluruh produk dengan SKU yang sama dari pasar.
  3. Quality Control
    Ketika ditemukan masalah kualitas, perusahaan dapat menggunakan batch number untuk melihat catatan produksi dari batch yang terdampak. Informasi tersebut dapat membantu perusahaan memeriksa produk lain dari batch yang sama dan mencari sumber masalahnya.
  4. Inventory Management
    Pencatatan batch membantu tim gudang mengelola stok berdasarkan tanggal produksi atau tanggal kedaluwarsa. Untuk produk dengan masa simpan terbatas, tim dapat menentukan batch yang perlu diprioritaskan untuk picking agar produk tidak disimpan terlalu lama.

    Metode FEFO (First Expired, First Out) dapat digunakan untuk memprioritaskan produk dengan tanggal kedaluwarsa yang paling dekat. Sementara itu, FIFO (First In, First Out) memprioritaskan produk yang lebih dulu masuk ke gudang.
  5. Inventory Accuracy
    Pencatatan batch number saat penerimaan barang dan transaksi persediaan membantu menjaga akurasi data stok. Tim gudang dapat melihat jumlah persediaan berdasarkan produk dan batch, bukan hanya berdasarkan SKU.
  6. Analysis and Reports
    Batch number juga dapat menjadi acuan untuk menganalisis data produksi dan rantai distribusi. Perusahaan dapat menggunakan informasi batch untuk melihat jumlah produksi, pergerakan barang, hasil pemeriksaan kualitas, dan catatan persediaan.

Regulasi Batch Number

Di Indonesia, penggunaan batch number berbeda pada setiap industri, tergantung pada kategori produk dan regulasi yang berlaku.

  1. Makanan dan Minuman
    Batch number digunakan untuk mengidentifikasi produk yang berasal dari proses produksi yang sama. Kode ini dapat dikaitkan dengan catatan produksi, termasuk tanggal produksi dan fasilitas tempat produk dibuat, sehingga produk dapat ditelusuri sepanjang rantai distribusi.
  2. Farmasi
    Batch number atau lot number penting untuk mengidentifikasi dan melacak produk farmasi. Kode ini umumnya tercantum pada kemasan obat bersama informasi seperti nama produk, kekuatan dosis, bentuk sediaan, dan tanggal kedaluwarsa.

    Produsen dan distributor farmasi di Indonesia juga perlu mengikuti standar yang berlaku, termasuk Cara Distribusi Obat yang Baik (CDOB).
  3. Alat Kesehatan
    Produk alat kesehatan dapat memerlukan batch number atau lot number untuk mendukung identifikasi dan penelusuran produk, tergantung pada kategori produk dan regulasi yang berlaku.

    Perusahaan yang menangani alat kesehatan di Indonesia juga perlu mengikuti standar distribusi yang berlaku, termasuk Cara Distribusi Alat Kesehatan yang Baik (CDAKB).

    Informasi batch membantu tim gudang mengidentifikasi produk tertentu saat proses penerimaan, penyimpanan, pemeriksaan stok, hingga distribusi.
  4. Kosmetik
    Batch number membantu mengidentifikasi produk kosmetik dan menghubungkannya dengan catatan produksi. Ketika terjadi masalah kualitas atau keluhan dari konsumen, perusahaan dapat menggunakan informasi tersebut untuk menelusuri batch produksi yang terkait.

Kelola Batch Number dengan BOSNET Warehouse Management System (WMS)

BOSNET Warehouse Management System membantu perusahaan dalam mengelola stok di seluruh aktivitas gudang. Dengan otomatisasi proses inventaris dan visibilitas data secara real-time, perusahaan dapat mengidentifikasi produk lebih cepat, melacak pergerakan stok dengan lebih akurat, serta menjaga pencatatan di berbagai lokasi gudang.

Melalui sistem yang dapat memperbarui data persediaan berdasarkan aktivitas fisik di gudang, BOSNET Warehouse Management System membantu menjaga data stok tetap sesuai dengan kondisi aktual. Informasi tersebut dapat digunakan untuk mendukung pengambilan keputusan terkait persediaan dan membantu perusahaan Anda meningkatkan revenue serta menekan biaya operasional.

Hubungi kami untuk mengetahui bagaimana BOSNET Warehouse Management System dapat membantu mengelola operasional gudang Anda secara lebih efisien.

#BOSNET #BestFMCGRunsBOSNET #Distribution #SupplyChain #IncreaseRevenue #ReduceCost

wa-icon