Sebagian besar keputusan pembelian terjadi di dalam toko. Produk yang mudah terlihat, mudah ditemukan, dan tersedia di rak cenderung lebih menarik perhatian pelanggan. Sebaliknya, produk yang sulit ditemukan, kehabisan stok, atau ditampilkan secara tidak konsisten berisiko kehilangan peluang penjualan, bahkan untuk brand yang sudah memiliki nama besar.
Karena itu, in-store merchandising menjadi bagian penting dalam operasional retail. Penataan produk yang tepat membantu meningkatkan visibilitas di rak, mendukung program promosi, menjaga ketersediaan stok, serta memberikan pengalaman berbelanja yang lebih nyaman. Semua faktor tersebut berperan dalam mendorong peningkatan penjualan.
Bagaimana Merchandising Mendorong Penjualan?
Pelanggan sering kali memutuskan untuk membeli setelah melihat produk secara langsung di toko. Itulah sebabnya cara produk ditampilkan memiliki pengaruh besar terhadap keputusan pembelian. Produk yang ditempatkan pada posisi yang mudah terlihat dan mudah dijangkau memiliki peluang lebih besar untuk dipilih.
In-store merchandising tidak hanya berkaitan dengan penataan produk di rak. Aktivitas ini juga mencakup penempatan produk, ketersediaan stok, pelaksanaan display promosi, hingga memastikan tampilan produk tetap konsisten di setiap outlet. Ketika seluruh elemen tersebut berjalan dengan baik, produk akan lebih mudah menarik perhatian pelanggan dan peluang penjualan pun ikut meningkat.
Strategi In-Store Merchandising untuk Industri FMCG
In-store merchandising membantu brand FMCG menarik perhatian pelanggan dan mendorong keputusan pembelian saat pelanggan berada di dalam toko. Berikut beberapa strategi yang umum diterapkan untuk meningkatkan penjualan retail.
- Penempatan Produk
Posisi produk di rak memiliki peran penting dalam menarik perhatian pelanggan. Produk unggulan atau produk dengan tingkat penjualan tinggi umumnya ditempatkan pada area yang mudah terlihat, seperti sejajar dengan pandangan mata. Selain itu, planogram juga membantu memastikan penataan produk di setiap outlet tetap konsisten sekaligus mengoptimalkan penggunaan ruang di rak. - Display Promosi
Area promosi seperti end cap, display khusus, atau area produk unggulan dapat meningkatkan visibilitas produk di dalam toko. Penempatan produk pada area dengan lalu lintas pelanggan yang tinggi juga membantu menarik perhatian dan mendorong pembelian impulsif selama periode promosi. - Cross Merchandising
Cross merchandising dilakukan dengan menempatkan produk yang saling melengkapi pada area yang berdekatan. Misalnya, kopi ditempatkan di dekat krimer atau pasta dipajang bersama saus pasta. Strategi ini memudahkan pelanggan menemukan produk yang sering dibeli bersamaan sekaligus mendorong peningkatan nilai transaksi. - Point-of-Sale Materials
Shelf talker, wobbler, poster, dan berbagai media promosi di dalam toko membantu menyampaikan informasi produk secara langsung kepada pelanggan. Selain menampilkan promo, harga, atau keunggulan produk, POSM juga membantu meningkatkan visibilitas produk sehingga lebih mudah menarik perhatian pelanggan saat berada di rak.
Cara Mengukur Kinerja In-Store Merchandising
Keberhasilan aktivitas merchandising tidak hanya dilihat dari tampilan produk di rak, tetapi juga dari dampaknya terhadap penjualan dan eksekusi di lapangan. Berikut beberapa indikator yang umum digunakan untuk mengukur kinerja in-store merchandising.
- Sales Uplift
Bandingkan penjualan sebelum dan sesudah aktivitas merchandising untuk mengetahui pengaruhnya terhadap performa penjualan produk. - Visibilitas Produk
Evaluasi seberapa mudah pelanggan melihat dan menemukan produk saat berbelanja di dalam toko. - Share of Shelf
Ukur porsi ruang rak yang ditempati oleh produk dibandingkan dengan produk kompetitor. Semakin besar ruang yang dimiliki, semakin tinggi peluang produk untuk menarik perhatian pelanggan. - Kepatuhan terhadap Planogram
Pastikan penempatan produk di rak sudah sesuai dengan planogram dan standar display yang telah ditetapkan. - Tingkat Out-of-Stock
Pantau seberapa sering produk tidak tersedia di rak. Tingkat out-of-stock yang tinggi dapat menyebabkan hilangnya peluang penjualan. - Kepatuhan Promosi
Periksa apakah display promosi, harga, dan materi promosi di dalam toko telah dipasang sesuai dengan ketentuan program yang berjalan. - Penjualan per Outlet
Bandingkan performa penjualan antar outlet untuk mengetahui lokasi dengan hasil penjualan terbaik maupun outlet yang masih memerlukan perhatian. - Nilai Basket Size
Ukur rata-rata jumlah produk atau nilai transaksi dalam setiap pembelian. Indikator ini membantu melihat peluang cross-selling sekaligus memahami pola pembelian pelanggan.
Tantangan In-Store Merchandising
Meskipun in-store merchandising memiliki peran penting dalam meningkatkan penjualan retail, pelaksanaannya di lapangan sering kali menghadapi berbagai tantangan. Apabila tidak segera ditangani, berbagai kendala tersebut dapat memengaruhi visibilitas produk, pelaksanaan promosi, hingga peluang penjualan.
- Penempatan Produk Tidak Sesuai Planogram
Produk yang ditata tidak sesuai dengan planogram dapat mengurangi visibilitas di rak dan membuat tampilan produk menjadi tidak konsisten antar outlet. Selain itu, pelanggan juga akan lebih sulit menemukan produk yang mereka cari. - Display Promosi Tidak Terpasang dengan Baik
Display promosi yang tidak terpasang, dipasang tidak sesuai, atau tidak terawat dapat mengurangi visibilitas program promosi. Akibatnya, pesan promosi menjadi kurang menarik perhatian pelanggan dan potensi penjualan pun ikut berkurang. - Produk Kehabisan Stok
Penempatan produk yang baik tidak akan memberikan hasil apabila produk tidak tersedia di rak. Kondisi out of stock dapat menyebabkan hilangnya peluang penjualan sekaligus menurunkan kepuasan pelanggan. - In-Store Merchandising yang Tidak Konsisten
Perbedaan penataan produk, display promosi, maupun penerapan planogram di setiap outlet dapat menciptakan pengalaman berbelanja yang berbeda-beda. Hal ini juga membuat tampilan brand menjadi kurang konsisten di seluruh jaringan toko.
Keterbatasan Visibilitas
Banyak perusahaan masih mengandalkan laporan manual untuk memantau aktivitas merchandising di lapangan. Akibatnya, manajemen kesulitan memperoleh informasi mengenai kunjungan merchandiser, kepatuhan terhadap planogram, ketersediaan produk di rak, maupun pelaksanaan aktivitas merchandising secara menyeluruh.
Tingkatkan Penjualan Retail dengan BOSNET Mobile Merchandiser
BOSNET Mobile Merchandiser membantu perusahaan memantau aktivitas merchandising melalui validasi kunjungan, dokumentasi foto, pengecekan planogram, monitoring ketersediaan produk, serta pelaporan secara real-time. Seluruh data lapangan tersaji dalam satu platform sehingga proses monitoring menjadi lebih praktis dan pengambilan keputusan dapat dilakukan lebih cepat.
Hubungi kami untuk mengetahui bagaimana BOSNET Mobile Merchandiser dapat membantu meningkatkan penjualan ritel Anda.
#BOSNET #BestFMCGRunsBOSNET #Distribution #SupplyChain #IncreaseRevenue #ReduceCost

